Dewan akan Bahas Penyaluran Pupuk

Masalah penyaluran pupuk di Kabupaten Bone mendapat perhatian berbagai pihak. Bahkan anggota DPRD Bone ikut prihatin dengan keluhan petani tentang penyaluran pupuk.

Anggota DPRD Bone, Alfian T Anugrah mengaku prihatin saat mengetahui pengecer maupun petani mengeluhkan aturan penyaluran pupuk. Bahkan dia berjanji membahas masalah tersebut bersama anggota DPRD lainnya.

Dalam penyaluran pupuk di Bone, muncul dugaan adanya rencana defenitif kebutuhan kelompok (RDKK) fiktif yang dilakukan distributor ke produsen pupuk. Indikasi tersebut terlihat karena tidak sesuainya permintaan dengan pengiriman dari distributor ke pengecer.

Selain itu, distributor juga mengharuskan pengecer untuk memasukkan permintaan minimal enam hingga tujuh ton. Jika pengecer tidak memasukkan permintaan sebanyak itu, maka distributor tidak akan melayaninya.

“Jika benar informasi tersebut terjadi di lapangan, maka kami akan bahas di DPRD. Kasihan para pengecer jika diharuskan mengambil pupuk sebanyak tujuh ton padahal kebutuhannya kurang dari jumlah tersebut,” sesal Alfian.

Sementara itu, salah satu distributor pupuk di Bone, M Yasir membantah hal tersebut. Pemilik PT Tak Disangka itu mengatakan kalau penyaluran pupuk ke pengecer sudah sesuai RDKK atau permintaan dari konsumen. “Kita tidak mungkin menyalurkan pupuk ke pengecer atau ke konsumen jika tidak sesuai dengan RDKK,” sangkal Yasir.

Pengusaha muda ini juga membantah jika distributor baru mau melayani pengecer jika ada permintaan sebanyak minimal tujuh ton. “Walau permintaan di satu kecamatan hanya tiga ton, kami tetap antarkan karena otomatis ada juga permintaan dari kecamatan lain,” jelas Yasir. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: