Profil Kab. Bone

Bupati : H. A. Muh. Idris Galigo, SH

Wakil Bupati : Drs. H. A. Muh. Said Pabokori

Ketua DPRD : Drs. H. Ambo Dalle, MM.

Sek: retaris Daerah : H. A. Amrullah Amal, SH., MH.

Visi :
“Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Bone yang maju, Mandiri, Demokratis Dan Beradab”

Misi :

Pengamalan Pancasila secara konsisten yang dijiwai nilai-nilai moral dan etika agama dalam masyarakat, berbangsa dan beragama.
Penguatan daya saing dan peningkatan kualitas produk unggulan daerah untuk mengurangi ketergantungan dalam upaya pembangunan daerah.
Mendorong dan mengembangkan kehidupan dan mekanisme politik daerah yang sehat didukung partisipasi aktif seluruh masyarakat dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat.
Penguatan kelembagaan dan mengembangkan hubungan lembaga legislatif dan eksekutif yang efektif dan fungsional.

Mengupayakan peningkatan pendapatan rata-rata masyarakat dan penduduk diatas tingkat pemenuhan kebutuhan dasar manusia.
Melaksanakan ketertiban guna terciptanya kondisi yang kondusif bagi pengembangan aktifitas perekonomian dan sosial lainnya, sehingga mendukung peningkatan kualitas kesejahteraan segenap lapisan masyarakat dan daerah.
Mengupayakan penciptaan pertumbuhan ekonomi antar wilayah dalam daerah secara bersinergi fungsional sesuai spesifikasi potensi wilayah masing-masing untuk menguatkan peran daerah sebagai Pusat Pelayanan dan Pengembangan Kawasan Timur Sulawesi Selatan.
Mengupayakan penciptaan kehidupan masyarakat yang aman, damai dan tentram dalam persamaan dan perbedaan yang ditimbulkan oleh pemahaman nilai-nilai moral dan etika agama.
Mewujudkan penegakan supremasi hukum dan Hak Azasi Manusia berlandaskan keadilan dan kebenaran.

Sejarah mencatat bahwa Bone merupakan salah satu kerajaan besar di nusantara pada masa lalu. Kerajaan Bone yang dalam catatan sejarah didirikan oleh ManurungngE Rimatajang pada tahun 1330, mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Latenritatta Towappatunru Daeng Serang Datu Mario Riwawo Aru Palakka Malampee Gemmekna Petta Torisompae Matinroe ri Bontoala, pertengahan abad ke-17 (A. Sultan Kasim,2002). Kebesaran kerajaan Bone tersebut dapat memberi pelajaran dan hikmah yang memadai bagi masyarakat Bone saat ini dalam rangka menjawab dinamika pembangunan dan perubahan-perubahan sosial, perubahan ekonomi, pergeseran budaya serta dalam menghadapi kecenderungan yang bersifat global.

Letak Wilayah
Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah yang berada dipesisir Timur Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis dalam perdagangan barang dan jasa di Kawasan Timur Indonesia, yang secara administratif terdiri dari 27 Kecamatan, 333 Desa dan 39 Kelurahan, yang letaknya 174 km kearah timur Kota Makassar, berada pada posisi 4° 13’- 506’ Lintang Selatan dan antara 119° 42’-120° 30’ Bujur Timur.

Luas
Luas wilayah Kabupaten Bone 4.559 km2 dengan rincian lahan sebagai berikut :
– Persawahan : 88.449 Ha
– Tegalan/Ladang : 120.524 Ha
– Tambak/Empang : 11.148 Ha
– Perkebunan Negara/Swasta : 43.052,97 Ha
– Rutan : 145.073 Ha
– Padang rumput dan lainnya : 10.503,48 Ha

Batas Wilayah
– Sebelah Utara berbatasan Kabupaten Wajo, Soppeng
– Sebelah Selatan berbatasan Kabupaten Sinjai,Gowa
– Sebelah Timur berbatasan Teluk Bone
– Sebelah Barat berbatasan Kabupaten Maros, Pangkep, Barru

Demografi
Jumlah penduduk 655.091 jiwa terdiri dari : pria 308.433 jiwa dan wanita 346.658 jiwa dengan kepadatan rata-rata 140 jiwa/km2

Iklim
Wialayah Kabupaten Bone termasuk daerah beriklim sedang. Kelembaban udara berkisar antara 95% -99% dengan tempratur berkisar 260C – 340%. Pada periode April – September, bertiup angin timur yang membawa hujan. Sebaliknya pada bulan Oktober-Maret bertiup Angin Barat, saat dimana mengalami musim kemarau di Kabupaten Bone.

Tempat Wisata :

Bola Soba

Obyek wisata ini menyerupai rumah bersejarah, tempat di mana pemimpin perang yang bernama Petta Punggawa pernah tinggal. Rumah ini masih dilestarikan dan dipelihara dengan serius. Pada kegiatan besar, di sekeliling Bola Soba sering dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan beberapa tradisi lama yang masih dengan kuat dilaksanakan. Seperti pencak, massempe, malancca, ma’pere, serewa, sirau sulo dan tari-tarian lain. Obyek ini berada di Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tatene Riattang. Untuk masuk ke obyek ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: