Main di Kali, Kemaluan Digigit Lintah

Kejadian langka sekaligus bisa membuat bulu kuduk berdiri menimpa seorang bocah perempuan di Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulsel.

Kemaluan murid kelas 1 SD berumur enam tahun itu diduga dimasuki binatang sejenis lintah.

Kejadian itu kontan membuat warga kampung tempat tinggal bocah malang itu di Dusun Pajia, Desa Pakasalo Kecamatan Sibulue geger.

Menurut ayah si bocah, Yanto (60), kejadian tersebut berawal saat dua anaknya berenang di sebuah kali kecil di belakang rumahnya, Rabu (1/6/2011) kemarin.

Kali tersebut memang sering digunakan anak-anak setempat untuk berenang karena dangkal dan dekat pemukiman warga. Setelah lama bermain air, sambung Yanto, kedua anaknya keluar dari kali untuk mengeringkan badan.

Yanto mengatakan, anaknya sangat terkejut setelah melihat darah mengucur dari pangkal pahanya. Setelah diperiksa anaknya melihat dua ekor lintah tengah menggantung di kemaluannya.

“Lalu, lintah-lintah itu diambil dibuang sendiri oleh puteri saya,” katanya saat ditemui di RS Tenriawaru Bone, Kamis (2/6).

Karena tidak merasa sakit, anak kedua dari tiga bersaudara itu tetap melanjutkan aktivitasnya bahkan sempat ke masjid untuk belajar mengaji. Saat sedang mengaji, tutur Yanto, anaknya mengeluh sakit pada bagian kemaluannya. Darah juga mengalir cukup banyak.

“Guru mengajinya kemudian mengantar puteri saya pulang. Anak saya mengaku digigit lintah dan takut ada yang masuk ke kelaminnya. Saya lalu langsung saja larikan ke rumah sakit,” imbuhnya.


Saat ini, bocah itu tengah dirawat di ruang ginekologi RS Tenriawaru Bone.
Diwawancara terpisah, Humas rumah sakit, A. Dedy, membenarakan adanya pasien yang dirawat karena digigit lintah.

Dikatakannya, pihak rumah sakit melalui dr. Muskamal Tabate telah melakukan pemeriksaan terhadap pasien itu. Menurutnya, setelah dilakukan ronsen, dokter tidak menemukan lintah.

“Tapi ada bekas gigitan di bagian luar kemaluan serta lendir yang diduga berasal dari lintah. Dari luka itu darah keluar dengan banyak. Apalagi lintah dikenal memiliki zat yang membuat luka sulit kering,” ujarnya.

Dituturkannya, kondisi pasien sudah makin membaik. Sehingga dalam waktu dekat bisa pulih dan dipulangkan. (Sumber : Tribun-Timur)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: