LSM Minta Sanksi PNS Tidak Plih Kasih

Kekesalan Wakil Bupati Bone HA Said Pabokori terkait banyaknya pejabat yang tak masuk kantor dikarenakan bupati Bone tidak berada di Bone termasuk para pejabat yang tak berkepentingan yang ikut serta dalam rombongan bupati ke Pontianak, Kalimantan Barat mendapat respon besar dari berbagai kalangan.

Bahkan berbagai pihak meminta para “dayang-dayang bupati” (istilah yang diberikan bagi pejabat yang sering ikut kemana bupati HAM Idris Galigo pergi, red) untuk diberikan sanksi keras dikarenakan diduga tak ada izinnya.

EcoBALL

“Jangan cuma PNS biasa atau yang tak berpangkat sering diberi sanksi jika tak masuk kantor tetapi para pejabat termasuk “dayang-dayang bupati” itu harus ditindak tegas,” tegas Syamsuddin, Kepala Devisi Lembaga Advokasi kesejahteraan Rakyat (Lakra), belum lama ini.

Menurutnya, sistim pemerintahan di Kabupaten Bone sudah mulai carut marut. Selain kedisiplinan pegawai termasuk pejabat pemalas terkesan kebal dengan sanksi-sanksi dan belum pernah terdengar satupun pejabat yang diberikan efek jera dan bahkan dinilai hanya terjadi pembiaran.

Syamsuddin juga mengungkapkan bahwa selain persoalan pejabat pemalas juga sudah jelas terlihat saat ini pemerintahan di Kabupaten Bone sudah tak solid lagi, dimana beberapa fungsi penting dalam lingkup pemerintahan sudah tak berjalan diakibatkan banyak oknum pejabat sudah mencari titik aman jelang Pilkada Bupati 2013 mendatang.

“Wajar saja jika Wakil Bupati Bone mengatakan banyak pejabat di Bone buta huruf karena sebahagian oknum pejabat hanya mengaku satu pimpinan,” ungkapnya sambil tersenyum.

Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Bone, A Hidayat bahkan berharap pejabat yang berkewenangan seperti BKD dan Inspektorat Daerah tidak pilih kasih dan betul-betul menjalankan tugasnya dan memberikan sanksi bagi pejabat pemalas khususnya para pejabat atau “dayang-dayang” yang kerap ikut dalam rombongan bupati di setiap kunjungannya di luar Bone walaupun tak berkepentingan dan bahkan tak ada izin jalannya.

“Ini adalah tugas dari Irda dan BKD yang harus menegakkan kedisiplinan pegawai. Bagaimana pegawai dengan kasta rendah harus rajin jika banyak juga pejabat yang pemalas dan seenaknya saja keluar daerah tanpa izin yang jelas.” ungkapnya.


Bahkan beberapa pegawai di Pemkab Bone juga kerap mengeluhkan dan menyesalkan pilih kasihnya instansi terkait dalam menerapkan kedisiplinan di lingkup Pemkab Bone dan berharap para pimpinan ataupun pejabat baik yang disebut “dayang-dayang bupati” bisa memberikan contoh yang baik. (Sumber : Upeks)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: