Sistem Angkutan Bone-Makassar “Amburadul”

Kehadiran mobil plat hitam yang dijadikan angkutan umum sangat merugikan angkutan plat kuning. Sebab kebanyakan penumpang lebih memilih menggunakan jasa mobil plat hitam. Wawan, salah seorang penumpang tujuan Makassar memilih mobil plat hitam karena bisa diantar langsung ke tempat tujuan meski siang hari.Begitu juga sebaliknya, ketika pulang ke Bone dia tinggal menelpon kemudian dijemput di tempatnya di Makassar.

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Husain, mengatakan untuk saat ini mobil plat hitam yang beroperasi tidak dibenarkan mengambil penumpang karena belum ada kelengapan surat resminya. Namun apapun alasannya, hal ini tidak bisa ditolerir. Selain karena melanggar, juga sangat merugikan sopir angkutan umum yang resmi,” jelas Husain.

Di tempat terpisah, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Bone, Zainal Abidin mengaku kecewa dengan sepinya terminal Petta PonggawaE yang diakibatkan maraknya plat hitam beroperasi di luar Terminal Petta PonggawaE, hingga menyebabkan para mobil resmi yang mangkal di terminal resah.


“Seharusnya tuntutan para sopir mobil ini pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Bone yang bekerja sama dengan pihak Polantas mengambil tindakan konkrit, menertibkan mobil plat hitam dan terminal liar,” harapnya.

Keluhan para sopir itu sudah disampaikan ke aparat Polres Bone. Kasat Lantas Polres Bone, AKP Husainkemudian menindaklanjutinya dengan menginstruksikananggotanya untuk mengambil tindakan. Karena hal ini sangat merugikan pengusaha angkutan umum. (UO)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: