Lamaran Ditolak, Pukulan Melayang

Seorang penjual pakaian di Pasar Sentral Watampone, Kabupaten Bone, Sulsel, nyaris ditikam pacarnya sendiri, Kamis (16/6).

Untungnya, korban yang bernama Juriawati alias Yolanda (40), masih melakukan perlawanan sehingga ia hanya menderita luka cakar dan lebam pada bagian dada.

Setelah kejadian tersebut, perempuan beranak dua itu melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Tanete Riattang.


Kepada polisi, korban menuturkan, penganiayaan terhadap dirinya terjadi setelah cekcok dengan pacarnya yang bernama Arman alias Abot (24) itu.

Penganiayaan terjadi di rumah kontrakan korban di Jl. Bhayangkara


.
“Bahkan saya nyaris ditikam pakai pisau dapur. Untung saya tangkis dan saya tendang dia. Tapi karena tenaga saya kalah kuat, saya habis dipukuli,” ujarnya.

Dikatakannya, beberapa hari sebelum cekcok, pelaku berniat melamar dirinya. Tapi, karena pelaku ringan tangan selama berpacaran, korban berniat untuk menolak lamarannya.

EcoBALL

Setelah melakukan penganiayaan, pelaku dilaporkan melarikan diri dan polisi hanya sempat menemukan barang bukti berupa pisau dapur yang rencananya digunakan untuk menikam korban.(TT)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: